Ikhtiar di Tengah Keterbatasan: Tawakkal Abadi

Memasuki bulan Ramadhan ini perekonomian keluarga kami belum kunjung membaik. Kebutuhan sehari-hari dan pemasukan tidak imbang: besar pasak daripada tiang. Pemasukan tidak cukup untuk makan sehari-hari, membelikan susu untuk anak balita kami, apalagi menjelang Ramdhan banyak sekali 'becekan' atau 'buwuhan', sebuah sistem gotong royong kebudayaan Jawa pada saudara atau teman yang punya gawe /hajat tertentu.

Hidup dengan segala keterbatasan keuangan memang menyiksa. Setiap hari dihantui dengan was-was, besok makan apa. Dihantui oleh 'sedikit rasa frsutasi', lebih-lebih saat pulsa dan paket data juga sudah kosong. Pingin jual barang dan juga susah komunikasinya.

Semua serba menghambat

Beruntung, saya masih punya teman, punya sahabat kreatif dan selalu memberikan harapan.

Meski tidak ada uang, menjelang Ramadhan masih ada sahabat yang membuat puluhan ribu amplop lebaran. Aneka motif amplop lebaran dengan aneka gambar kartun dan ucapan selamat idul fitri yang menarik.

Berbekal produk sahabat tersebut, saya bersama istri melajukan kendaraan roda dua dengan isi tangki bensin yang sudah menyentuh garis merah. Dari satu toko ke toko berikutnya.

Sales Amplop lebaran. Pengalaman ini sekaligus meneguhkan, bahwa marketing adalah kerja orang-orang hebat dengan mental yang kuat.

Pertama mengedarkan amplop lebaran hari ini, Alhamdulillah, banyak sekali penolakan. Pagi hingga sore ini kami keliling dari satu kecamatan di Tulungagung hingga kecamatan di wilayah Blitar sekitar sungai Brantas.

Puluhan toko 'menolak' halus. "Kami siap menjualkan amplopnya mas. Sistemnya titip. Jadi amplop mas taruh saja di toko kami, nanti berapa yang laku uangnya kita berikan."

Sedih rasanya memang. Puluhan toko memiliki jawaban yang seragam. Padahal uang dalam kantong sudah 'bolong'.

Dengan sistem titip, artinya tidak ada cashflow atau keuntungan penjualan yang segera dapat saya nikmati untuk konsumsi besok.

Sabar.. Sabar..

فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلا تُطِعْ مِنْهُمْ آثِمًا أَوْ كَفُورً 
Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka (Al Insan, 24)

Saya teringat dengan sebuah usaha teman, yang perekonomiannya lebih baik dari saya.Bukan hanya karena dia memang orang yang rajin, tapi permodalan usaha dari orang tuanya juga lumayan baik.

Usahanya ternak ayam petelur. Mungkin karena sangat akrabnya dengan cobaan hidup, kepasrahan pada Tuhan di tengah ikhtiar dan kerja kerasnya, Ayah dari sahabat saya ini memberi nama usahanya dengan nama: CV. Tawakkal Abadi.

Nama yang sarat dengan makna menurut saya. Bukan semata menggambarkan sosok teman saya yang memang sangat ulet dan sabar,akan tetapi juga menggugah kesadaran kita, bahwa dibalik ketekunannya selalu terselip kepasrahan atau kehambaan pada Tuhan secara total: Tawakkal Abadi.



Tawakkal Abadi

Sungguh saya salut dengan keluarga teman saya ini. Bagi saya nama tersebut meneguhkan bahwa  mengeluh adalah larangan keras! Apa yang kita lakukan adalah kepasrahan total secara abadi. Dibalik kerja keras harus tersimpan kepasrahan. Ini adalah penegasan bahwa manusia hanya punya satu tugas: ikhtiar!

Jadi, rasanya tidak pantas hari ini saya mengeluh, meski puluhan toko belum bersedia membeli amplop lebaran yang saya pegang.

Mungkin hari ini produk amplop lebaran saya belum dapat masuk ke toko Anda. Alasan utamanya karena kami tidak ada modal untuk menitipkan amplop ini di tempat Anda. Kami ingin segera uang, mengambil keuntungan dan dapat digunakan untuk konsumsi besok.

Semoga esok hari kami memiliki produk yang dapat masuk ke semua toko Anda. 


Alhamdulillah, masih ada dua toko yang menerika kami, mau membeli amplop lebaran. Meskipun pengambilannya tidak banyak.

Ada sedikit uang keuntungan untuk memulai hari esok bagi kami sekeluarga.

Tawakkal Abadi, karena dari sinilah semangat kami tetap terjaga, tertap tersenyum dan tertawa menyambut mentari besok pagi.

Alhamdulillah...

April, 2017


Oh ya.. Untuk Anda yang membutuhkan amplop lebaran, silakan hubungi kami: 085791939313. Harga Grosir, Masih Untung Jika dijual kembali.

Ini adalah katalog produk amplop lebaran yang kami jual. Siap kirim pesanan Anda, berapapun jumlahnya. Retail atau grosir.








Hubungi kami di nomer 085791939313

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Saya

Bismillah.. Grosir Amplop Lebaran, Gratis Ongkos Kirim Blitar Tulungagung, dan Beberapa Kota Lain Jawa Timur